BeritaHukum

Rekam Jejak Pemberi “THR” yang di Tangkap KPK

MAKASAR-jarrakposmakasar.com

Rektor UNJ Komarudin terkena operasi tangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kasus ini bermula dari upaya Komar memberikan Tunjangan Hari Raya kepada pejabat di Kemendikbud.

“Benar, KPK bekerjasama dengan Itjen Kemendikbud telah melakukan kegiatan tangkap tangan di Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan,” kata Deputi Penindakan KPK, Karyoto, Kamis, 21 Mei 2020.

Mengutip dari situs resmi Universitas Negeri Jakarta, rekam jejak terpilihnya Komarudin menjadi rektor untuk periode jabatan 2019-2023 mengalahkan dua kandidat lainnya, Sofiah Hartati dan Paulina Pannen.

Pria asal Indramayu itu pun dilantik sebagai rektor UNJ oleh Menteri Riset, Teknologi, dan Perguruan Tinggi saat itu, yakni Mohamad Nasir pada tanggal 26 September 2019.

Sebelum menjadi Rektor, Komarudin pernah menjabat sebagai Wakil Rektor II di kampus tersebut. Dalam karier keorganisasiannya, ia juga menjabat sebagai anggota Dewan pakar Pengurus Pusat Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU), Wakil Ketua Dewan Pembina Asosiasi Pendidik PPKN Indonesia (AP3KnI) Jabodetabek, dan Wakil Ketua Himpunan Evaluasi Pendidikan Indonesia (HEPI) Jabodetabek.

Dalam menempuh pendidikan tinggi, pria kelahiran 1964 ini, menempuh di tiga kampus negeri yang berbeda. Pada strata satu, ia tempuh di Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Jakarta dan selesai tahun 1990. Lalu dilanjutkan ke program Magister di Universitas Indonesia, serta gelar doktornya didapatkan di UNJ pada 2012.

Penangkapan ini menambah potret buram dunia pendidikan di Indonesia, kualitas pendidikan yang telah terkontaminasi politik uang disinyalir akan menurunkan mutu pendidikan

Editor. : eko
Pewarta: Munawar

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close